WanuaMedia.Com, Wajo — Aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Penrang yang terlihat mendatangi sekolah, masjid, hingga ruang pertemuan virtual dalam beberapa waktu terakhir sempat membuat masyarakat penasaran. Banyak yang bertanya-tanya mengenai kegiatan yang dilakukan secara beruntun di berbagai tempat tersebut.


Kegiatan tersebut ternyata merupakan rangkaian program “The Most KUA: Move for Sakinah Maslahat” yang dilaksanakan oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Penrang. Program ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan dan program penguatan peran KUA yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui program pembinaan masyarakat berbasis keluarga dan generasi muda.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut mencakup berbagai bentuk pembinaan yang menyasar kelompok masyarakat yang berbeda, mulai dari pelajar, remaja usia nikah, hingga masyarakat umum.



Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Bimbingan Remaja Usia Sekolah yang berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2026 di SMP Negeri 2 Penrang. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa yang mendapatkan pembekalan mengenai kesiapan mental dalam menghadapi masa depan, pemahaman tentang kehidupan berkeluarga, serta pentingnya menjaga diri di masa remaja.


Selain itu, kegiatan Bimbingan Keluarga Sakinah juga dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026 di Masjid Al Muttaqin Apala. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat sekitar dengan tujuan memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan pemahaman keagamaan dalam kehidupan rumah tangga.


Tidak hanya dilakukan secara tatap muka, KUA Penrang juga melaksanakan Bimbingan Remaja Usia Nikah secara daring. Dalam kegiatan ini peserta mendapatkan materi penting mengenai pernikahan yang sah secara agama dan negara, termasuk kesiapan mental, tanggung jawab dalam rumah tangga, serta pentingnya memahami aturan pernikahan sesuai syariat dan regulasi negara.


Rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi dari semangat transformasi layanan KUA yang tidak hanya berfokus pada pencatatan pernikahan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan keluarga dan masyarakat.


Melalui program The Most KUA, KUA Penrang berupaya memperluas jangkauan pembinaan dengan menyasar sekolah, masjid, dan ruang digital agar pesan-pesan keagamaan dan pembinaan keluarga dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.



Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga yang mengikuti kegiatan di Masjid Al Muttaqin Apala mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.


“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi kami sebagai orang tua dan juga bagi anak-anak. Kami jadi lebih memahami bagaimana membangun keluarga yang harmonis sesuai tuntunan agama,” ungkapnya.


Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Penrang yang menyebutkan bahwa, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan dengan baik bagi siswa.


Dengan kegiatan ini diharapkan lahir generasi yang memiliki kesiapan dalam membangun keluarga yang harmonis, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan maslahat di tengah masyarakat.(TIM HUMAS KUA PENRANG)